
Penandatanganan Kerjasama BBLKL Salatiga dengan Dinas Kesehatan Kota Salatiga
Salatiga, 30 Maret 2026 – Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLKL) Salatiga bersama Dinas Kesehatan Kota Salatiga menandatangani kerjasama strategis dalam upaya pengendalian penyakit menular yang berpotensi meluas di masyarakat.
Kerjasama ini dilatarbelakangi oleh keberadaan vektor penyakit seperti malaria dan demam berdarah dengue (DBD). Jika tidak diwaspadai, penyebaran penyakit tersebut dapat menimbulkan dampak serius, termasuk meningkatnya risiko kematian ibu hamil dan anak yang arahnya semakin terkait dengan kasus DBD. Selain itu, penyakit lain seperti Japanese Encephalitis (JE), nipah, dan campak juga menjadi perhatian agar jumlah suspek tidak semakin bertambah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga menegaskan bahwa perubahan perilaku masyarakat merupakan fokus utama ke depan. Edukasi dan promosi kesehatan akan digencarkan agar masyarakat lebih sadar dan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit. Beliau juga menekankan perlunya kajian mendalam terkait pengendalian DBD, dengan harapan Kota Salatiga dapat terbebas dari vektor penyakit tersebut.



“Terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang telah terjalin selama ini. Kami berharap BBLKL Salatiga terus memberikan support bagi Kota Salatiga dalam upaya pengendalian penyakit menular,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga.
Sementara itu, Kepala BBLKL Salatiga menyampaikan komitmen lembaganya untuk mendukung penuh kerjasama ini. “BBLKL Salatiga siap memberikan dukungan teknis, kajian ilmiah, serta layanan laboratorium yang diperlukan untuk memperkuat pengendalian penyakit menular di Kota Salatiga. Kami percaya bahwa sinergi ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam upaya menekan kasus DBD dan penyakit menular lainnya,” ujarnya.
Melalui kerjasama ini, diharapkan sinergi antara BBLKL Salatiga dan Dinas Kesehatan Kota Salatiga dapat memperkuat langkah-langkah preventif, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mewujudkan Kota Salatiga yang lebih sehat dan bebas dari ancaman vektor penyakit.